Wubi adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk menginstall Ubuntu didalam Windows tetapi bukan berupa sebuah virtual. Dengan Wubi kita dapat menginstall ubuntu untuk dual boot dengan windows dengan cara yang cukup mudah. Hal yang perlu diperhatikan dalam menginstall menggunakan wubi adalah file ISO yang kita pergunakan sebaiknya adalah update-an yang terbaru, karena kalau kita menggunakan file ISO yang sebelumnya maka wubi akan mendownload file ISO terbaru yang ada. Dan Wubi ini dapat membantu para pengguna linux pemula.
Pertama yang harus dilakukan adalah jalankan file Wubi.exe yang terdapat didalam ISO ubuntu 9.10 yang telah kita download, maka akan muncul :
Pilih Install Inside Windows, maka ubuntu akan mengambil space didalam windows sebagai partisinya ubuntu. Setelah itu tentukan hal-hal berikut:
Setelah mengisi form tersebut, maka proses instalasi akan berlangsung. Pada proses ini, jika kita menggunakan file ISO sebelumnya maka pada proses instalasi akan mendownload kembali file ISO terbarunya. Untuk menghindarkannya, maka kita harus menginstall dengan file ISO terbaru. Setelah proses instalasi selesai, maka reboot windows kita.
Setelah reboot maka akan muncul dua pilihan OS pada saat booting, yaitu: Windows dan Ubuntu.
Pilih Ubuntu maka proses instalasi akan berlanjut lagi, tunggu hingga selesai.
Selamat mencoba.
Selengkapnya...
Instalasi Ubuntu 9.10 di windows dengan WUBI
Panduan Instalasi Ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope Desktop Edition
Akhir bulan April kemaren, tepatnya tanggal 23 April Ubuntu telah merelease varian terbarunya versi 9.04 yang diberi kode Jaunty Jackalope. Denger-denger sih release terbaru ini digadang-gadang banyak sekali perbaikan bug dari release sebelumnya (Ubuntu 8.10 Interpid Ibex), dan lebih cepat!
Ubuntu 9.04 memiliki beberapa official varian, ubuntu, kubuntu, xubuntu, edubuntu dan gobuntu. Release yang saya download dan akan saya bahas proses instalasinya adalah Ubuntu 9.04 i386 Desktop Edition.
System Requirements
Menurut dokumentasi, system Anda harus memiliki minimal :
1. 64 Mb RAM dan disarankan 256Mb. Hardisk 1 Gb. Untuk system terminal tanpa desktop
2. 64 Mb RAM dan disarankan 512Mb. Hardisk 5 Gb. Untuk system GUI/desktop
Saya sendiri menggunakan laptop Compaq Presario V3837TU berprocessor Intel DualCore 1.73GHz RAM 2Gb dan free harddisk 10Gb dengan aplikasi yang lengkap, game, office, grafis, dan lain-lain.
Pada proses instalasi ini, saya akan menginstal Ubuntu pada komputer yang sebelumnya telah terinstal sistem operasi Windows XP. Setelah semua proses selesai nantinya akan ada dua sistem operasi (dual OS) yang terinstal di laptop saya.
Proses Instalasi
File yang Anda download berekstensi .iso yang artinya bisa langsung Anda burning ke dalam sebuah CD kosong. Anda bisa menggunakan softwere burning apapun yang Anda sukai.
1. Booting dari CD-ROM
Jika PC anda sudah diset untuk boot ke CD-ROM, Anda bisa menunggu sampai layar pilihan boot ubuntu muncul. Jika belum, atur pengaturan BIOS untuk boot lewat CD/DVD ROM Anda. Kemudian masukkan CD/DVD Ubuntu yang telah Anda burning. Pada layar menu booting ubuntu, Anda akan diberi beberapa pilihan:
1. Try Ubuntu : untuk mencoba system live
2. Install Ubuntu : untuk menginstall ubuntu
3. Check disk : untuk mengecek CD
4. Test memory : untuk mengetest RAM
5. Boot from : untuk mem-boot OS di harddisk
pilih saja Install Ubuntu, setelah memilih Install Ubuntu Anda akan dibawa ke layar pesan booting
2. memilih Bahasa
Bahasa ini juga akan menjadi bahasa default sistem Anda (jangan khawatir, Anda bisa memilih bahasa baru nanti melalui menu System > Administration > Language Support). Di sini, karena lebih familiar dan nyaman menggunakan bahasa Inggris, saya memilih bahasa Inggris. Untuk memilih bahasa selain bahasa Inggris, anda bisa melakukan klik scroll di tab daftar bahasa di sebelah kiri.
Jika ingin membatalkan proses instalasi, tekan tombol Quit. Untuk melanjutkan tekan tombol Forward.
3. Memilih lokasi dan time zone
Kita bisa memilih pada kolom Selected City, atau lebih mudah, cari saja titik lokasi pada peta dunia yang ada. Anda harus memilih lokasi dan zona waktu sesuai lokasi dan zona waktu Anda saat ini. Hal ini penting karena beberapa setting akan otomatis mengikuti lokasi Anda, seperti lokasi server repository terdekat dengan lokasi Anda saat ini. Menggunakan server yang lebih dekat tentu akan menghemat bandwith dan mempercepat waktu downloadnya.
Saya memilih Asia pada bagian Region dan Jakarta pada bagian City. Sesudah itu, klik “Forward”
4. Memilih layout keyboard
Anda akan diminta untuk memilih layout keyboard yang sesuai dengan Anda. Biasanya, kita menggunakan keyboard standar USA. Jika PC/Laptop Anda menggunakan keyboard jenis lain, Anda bisa memilih dari daftar yang tersedia. Jika anda tidak tahu, Anda bisa melakukan test dengan mengetik di field yang tersedia di kiri bawah.
5. Mempartisi harddisk
Pilih partisi yang ingin dipakai untuk tempat kita menginstal ubuntu. Karena saya merencanakan untuk dual OS maka pilihlah Specify Partitions Manual (Advanced). Klik forward, setelah memilih opsi ini.
Klik pada bagian yang kosong, pilih New Partition untuk membuat partisi baru, pilih partisi jenis Primary, dan menggunakan filesystem Ext4. Idealnya, Ubuntu diinstall dengan susunan partisi :
1. Partisi root (/) – disarankan minimal 5 Gb
2. Partisi swap, umumnya 2x nilai RAM Anda, jika RAM Anda 1Gb. Partisi swap sebaiknya 2Gb.
3. Partisi home (/home), sebaiknya sisa/bagian terbesar
Akan tetapi saya tidak menggunakan aturan diatas, saya menuunakan seluruh free size (10Gb) untuk partisi root, karena spesifikasi laptop yang saya gunakan sudah lebih dari cukup untuk menjalankan ubuntu.
6. Membuat User
Masukkan nama Anda, nama untuk login (otomatis menyesuaikan nama depan Anda, tapi masih bisa diubah), password untuk login, dan nama komputer sebagai identitas dalam network/jaringan. Jika kita ingin langsung masuk ke desktop setiap kali menyalakan komputer (tanpa proses memasukkan nama dan password setiap login), klik saja kotak Log in automatically. Setelah itu, klik “Forward”.
7. Migrasi dokumen dan setting
Ubuntu memiliki fitur yang tidak dimiliki distro atau OS lain, migrasi dokumen dan setting lintas OS. Disini Anda bisa memilih untuk tidak melakukan impor sama sekali, atau mengimpor setting dan file tertentu saja. Saya memilih untuk tidak melakukan impor sama sekali. Lanjutkan dengan menekan tombol “Forward”.
8. Summary
Sebelum melakukan tahap instalasi yang sesungguhnya, Anda akan diminta melihat summary, ikhtisar keseluruhan setting sebelum menginstall. Pada saat ini, Anda juga bisa memilih untuk membatalkan instalasi, dengan menekan tombol Quit. Saat ini juga, Anda bisa memilih dimanakah Anda akan menginstall Grub (Boot Manager) atau malah tidak menginstall grub sama sekali (tetapi tidak saya sarankan untuk melakukannya).
9. Installasi
Anda tidak melakukan apapun begitu Anda menekan tombol Install. Yang bisa Anda lakukan adalah menonton proses instalasi berjalan kira-kira 20-30 menit, tergantung kekuatan PC Anda. Setelah semua proses selesai, klik Restart Now, dan ….
Selamat datang di dunia Ubuntu!
Selengkapnya...
Cara gratis mendapatkan CD Ubuntu
Buat lw yang ingin mendapatkan CD Ubuntu secara free tanpa download
sakarang g sah khwatir karena tinggal lw ikutin ja cara-cara berikut ini!!!!
Sekarang ini operasi sistem linux mulai berkembang dengan pesat dan tidak mau kalah dengan operasi sistem yang lainnya seperti windows dan Mac OS dll. dengan adanya operasi sistem baru yang bermunculan Linux mempunyai cara untuk dapat bersaing dengan operasi sistem tersebut. contohnya salah satu linux yaitu Ubuntu yang sangat gencar unutk mensosioalisaikan operasi sistemnya, agar pengguna komputer di seluruh dunia bisa menggunakan OS ubuntu secara mudah. banyak orang berfikir bahwa menggunakan operasi sistem linux sangat sulit. Menurut saya sebaliknya linux itu mengasyikan dan tentunya ada banyak keuntungannya salahsatu yah. . . . operasi sistem linux belum bisa terkena virus yang bisa mengganggu kenyamanan anda menggunakan komputer. Lagi pula orang juga belum terbiasa dengan operasi sistem Linux. Oleh karena itu sekarang anda harus mencobanya!!!!!
Mungkin 5thn kemudian Linux akan banyak dipakai di dunia Office. itulah sedikit orientasi mengenai Linux. Apakah anda sudah siap menjadi pengguna Linux?????
disini saya akan menyampaikan cara mendapatkan CD operasi sistem Linux Ubuntu, diantarnya adalah
1. Buka alamat website ini https://shipit.ubuntu.com/ kemudian setelah muncul tampilan seperti dibawah ini:
2. Setelah muncul tampilan seperti ini klick register kemudian setelah anda menklick register akan muncul tampilan seperti di bawah ini:
3. masukan email anda dan klick “No, I want to create an account now” kemudian Continue.
4. Buka Email anda karena anda akan mendapat email verifikasi bahwa anda telah terdaftar menjadi acount di shipit.ubuntu.com
5. Klick Link di email yang anda dapatkan dari shipit.ubuntu.com kemudian Secara otomatis anda masuk kembali ke halaman shipit.ubuntu.com
6. Klick “Request a CD of Ubuntu Desktop Edition” kemudian masukan data lengkap anda untuk pengiriman CD Linux ubuntu. anda bisa tunggu 3 sampai 4 minggu CD tersebut datng kerumah anda.
Itulah, cara mendapatkan CD linux Ubuntu secara free tanpa download!!! biasanya setiap 6 bulan sekali ubuntu mengeluarkan versi terbarunya dan anda pun langsung bisa pesan CD nya tanpa men-downloadnya.
DO YOU WANT TO TRY???
ENJOY TO USING LINUX . . . . . .
Selengkapnya...
Pengenalan (Apa itu Ubuntu) serta sejarah
1. Pengenalan (Apa itu Ubuntu ?)
Pasti banyak orang bertanya apa sih ubuntu itu, dan pasti banyak pertanyaan aneh tentang ubuntu kalo kita menjelaskan setengah2 maka bakal ada salah paham seperti dialog di bawah ini
x : “Aku mau migrasi ke linux nih karena aku dah bosan dengan Windows yg itu karena sering banyak virus,spyware dl, apa lagi saya harus beli software license yg mahal”
y : “saya sarankan coba pake UBUNTU, sekali coba pasti ketagihan”
x : ” HAH UBUNTU, apa tuh ???? , USUS BUNTU ya …..!!!”
y : ” GBRAK….!!!!!“
2. Sejarah Linux
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang berbasiskan pada Debian dan memiliki interface desktop. Proyek Ubuntu disponsori oleh Canonical Ltd (perusahaan milik Mark Shuttleworth).
Nama Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep ideologi di Afrika Selatan. “Ubuntu” berasal dari bahasa kuno Afrika, yang berarti “rasa perikemanusian terhadap sesama manusia”. Ubuntu juga bisa berarti “aku adalah aku karena keberadaan kita semua”. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak.
3. Mengapa harus Ubuntu?
Ubuntu adalah [sistem operasi] lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.
Komunitas Ubuntu dibentuk berdasarkan gagasan yang terdapat di dalam filosofi Ubuntu:
* bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya
* bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik, dan
* bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mengubah perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.
Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary); bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi Anda juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang Anda inginkan
Selengkapnya...





